Harga rumah di Summarecon Bogor: apa yang benar-benar diterbitkan pengembangnya

Jawaban singkatTidak ada daftar harga rumah di Summarecon Bogor yang diterbitkan secara resmi dan stabil, termasuk oleh pengembangnya sendiri, sehingga setiap angka yang beredar di internet berasal dari penawaran perorangan pada satu titik waktu dan bukan dari dokumen yang bisa dipertanggungjawabkan. Kami memeriksa situs resminya pada 3 September 2026 dan menemukan hal yang lebih tegas daripada sekadar tidak ada harga: lima dari sebelas tautan halaman proyek di berandanya sendiri membalas galat server, halaman lokasinya masih memuat teks contoh yang belum diganti, dan e-brosur resmi yang bisa diunduh memuat luas tanah serta luas bangunan tetapi nol angka rupiah. Karena itu halaman ini tidak menerbitkan satu pun angka harga jual. Yang bisa kamu pegang justru dua hal yang tidak berubah tiap pekan, yaitu ukuran unit yang memang diterbitkan pengembangnya, dan angka pajak daerah dari Peraturan Daerah Kabupaten Bogor yang bisa dibuka siapa pun. Tarif pajak tahunannya baru berubah menjadi satu tarif 0,25 persen sejak 13 Juni 2025, dan perubahan itu memberatkan pemilik rumah yang lebih murah.
Yang diterbitkan pengembangnya, dan yang tidak
Untuk kawasan yang dikembangkan swasta, satu-satunya pihak yang berhak menetapkan harga adalah pengembangnya. Jadi pertanyaan pertama bukan "berapa harganya", melainkan "apa yang pengembangnya terbitkan sendiri, dan sekonsisten apa". Kami memeriksanya langsung pada 3 September 2026, dan hasilnya bisa kamu ulang sendiri dalam sepuluh menit.
Situs resminya beralamat di summareconbogor.com. Footernya mencantumkan badan hukum yang memasarkan kawasan ini, yaitu PT Kencana Jayaproperti Agung, dengan alamat Jalan Summarecon Bogor Boulevard Utama, Sukaraja, Bogor. Berandanya memuat sebelas tautan ke halaman proyek. Kami membuka kesebelasnya satu per satu.
- Lima dari sebelas membalas HTTP 500, yaitu galat server, dengan badan halaman bertuliskan Server Error. Enam sisanya terbuka normal.
- Tidak satu pun dari enam halaman yang terbuka memuat angka harga. Isinya deskripsi suasana, profil arsitek, dan daftar fasilitas kluster. Tidak ada rupiah, tidak ada rentang, tidak ada kisaran.
- Halaman Location, yang secara logika paling penting untuk pertanyaan harga karena lokasi adalah penentu nilai terbesar, masih memuat teks contoh Lorem Ipsum di bawah judul "Getting Here". Kalimat seperti "Pellentesque ipsum erat, facilisis ut venenatis eu, sodales vel dolor" muncul berulang, berselang-seling dengan kalimat contoh berbahasa Inggris yang jelas bukan konten sungguhan.
- Halaman kawasan ini di situs korporat grupnya, summarecon.com, membalas HTTP 500 juga pada tanggal yang sama.
- Halaman Disclaimer-nya menutup dengan kalimat bahwa disclaimer terakhir diperbarui pada Selasa, 26 Maret 2019, sedangkan footer seluruh situs menulis hak cipta 2020. Padahal kanal beritanya masih aktif, dengan artikel peluncuran kluster terbaru bertanggal 13 Agustus 2026.
Kesimpulannya bukan bahwa kawasannya bermasalah. Kesimpulannya adalah bahwa penerbitan harga bukan hal yang dilakukan pengembang perumahan skala besar di Indonesia, dan situs pemasaran memang tidak dirancang sebagai arsip harga. Harga di kawasan seperti ini bergerak per tahap peluncuran, per kluster, per posisi kaveling, dan per paket promo yang berlaku pada bulan berjalan. Angka yang kamu temukan di forum atau di iklan perantara adalah potret satu unit pada satu tanggal, bukan daftar harga.
Ukuran unit yang bisa kamu pakai menghitung
Ada satu hal yang justru diterbitkan pengembangnya dengan rapi, dan hampir tidak ada yang memanfaatkannya: ukuran. Halaman e-brosur di situs resminya menyediakan beberapa berkas PDF yang bisa diunduh siapa saja tanpa mengisi formulir.
Kami mengunduh dan membaca salah satunya, yaitu e-brosur kluster The Mahogany Residence. Metadata di dalam berkasnya menunjukkan dokumen itu disiapkan pada 16 September 2020, jadi ia arsip, bukan penawaran berjalan. Isinya memuat pasangan luas tanah dan luas bangunan per tipe, sementara tidak ada satu pun angka rupiah di seluruh dokumen. Berikut yang terbaca.
| Tipe pada brosur | Luas tanah | Luas bangunan | Rasio bangunan terhadap tanah |
|---|---|---|---|
| Type M Basic | 112 m2 | 89 m2 | 0,79 |
| Type M Premium | 112 m2 | 128 m2 | 1,14 |
| Tipe berikutnya, varian standar | 112 m2 | 92 m2 | 0,82 |
| Tipe berikutnya, varian alternatif | 112 m2 | 140 m2 | 1,25 |
| Tipe besar, varian standar | 144 m2 | 109 m2 | 0,76 |
| Tipe besar, varian alternatif | 144 m2 | 159 m2 | 1,10 |
Kenapa tabel ukuran lebih berguna daripada satu angka harga yang sudah basi? Karena harga hanya bisa dibandingkan setelah dinormalkan. Begitu kantor pemasaran memberimu satu angka untuk satu unit, kamu bisa langsung membaginya dengan luas tanah untuk mendapat rupiah per meter persegi tanah, lalu membandingkannya dengan unit lain di kawasan yang sama dan dengan unit di luar kawasan. Tanpa langkah itu, dua penawaran yang terdengar mirip bisa berbeda jauh nilainya.
Perhatikan juga kolom terakhir. Rasio bangunan terhadap tanah pada varian premium melewati angka satu, yang berarti bangunannya bertingkat dan luas lantai totalnya melebihi luas kavelingnya. Untuk membandingkan dua unit dengan rasio berbeda, komponen tanah dan komponen bangunan perlu dipisahkan lebih dulu, karena tanah tidak menyusut nilainya sedangkan bangunan menyusut. Cara memisahkannya dibahas di harga rumah, dan pembahasan satuan rupiah per meter persegi ada di harga tanah per meter.
Satu peringatan supaya tabel di atas tidak disalahgunakan. Angka-angka itu berasal dari satu berkas brosur bertanggal 2020 untuk satu kluster. Kawasan ini punya banyak kluster dengan tahun peluncuran berbeda, dan tipe yang dipasarkan hari ini bisa sama sekali berbeda. Pakai tabel itu sebagai contoh cara membaca brosur, bukan sebagai daftar produk yang tersedia.
Bogor yang mana yang memungut pajaknya
Nama kawasan pengembang tidak pernah menjadi wilayah administratif, sehingga tidak ada peraturan yang menetapkan batasnya. Yang menentukan pajak dan biaya rutinmu adalah letak bidang tanahnya menurut administrasi pemerintahan. Prinsip ini beserta akibatnya bila garis batas dua daerah membelah satu kawasan sudah dibahas tuntas di harga rumah di BSD, jadi di sini cukup penerapannya.
Ada dua daerah otonom bernama Bogor, yaitu Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, dan keduanya punya Peraturan Daerah pajak sendiri dengan angka yang tidak sama. Alamat resmi yang dicantumkan pengembang pada footer situsnya menyebut Sukaraja. Situs resmi Kecamatan Sukaraja beralamat di kecamatansukaraja.bogorkab.go.id dan berkepala Pemerintah Kabupaten Bogor, dengan tiga belas desa di bawahnya, yaitu Cadasngampar, Cibanon, Cijujung, Cikeas, Cilebut Barat, Cilebut Timur, Cimandala, Gunung Geulis, Nagrak, Pasir Jambu, Pasirlaja, Sukaraja, dan Sukatani. Jadi kecamatan itu berada di Kabupaten Bogor, yang pusat pemerintahannya di Cibinong, bukan di Kota Bogor.
Karena itu seluruh angka pajak pada halaman ini bersumber dari Peraturan Daerah Kabupaten Bogor. Tetapi jangan berhenti pada alamat pemasaran. Alamat di footer adalah alamat kantor pemasaran, bukan penetapan administratif atas kavelingmu, dan kawasan seluas ratusan hektare bisa saja bersinggungan dengan kecamatan lain. Yang menjawab dengan pasti adalah dokumen pemungutnya sendiri.
Tarif PBB Kabupaten Bogor kini tunggal 0,25 persen
Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang ditetapkan dan diundangkan di Cibinong pada 29 Desember 2023, memasang tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan secara berjenjang dalam tiga pita pada Pasal 8. Lalu Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025, yang ditetapkan dan diundangkan di Cibinong pada 13 Juni 2025 dan berlaku pada tanggal diundangkan, mengubah Pasal 8 itu menjadi satu kalimat: tarif PBB-P2 sebesar 0,25 persen. Pasal 9 yang mengatur lahan produksi pangan dan ternak juga diratakan menjadi 0,20 persen.
Tidak ada pasal penundaan pada perubahan ini. Berbeda dari beberapa daerah lain yang menunda berlakunya tarif baru sampai awal tahun pajak berikutnya, Kabupaten Bogor memberlakukannya sejak tanggal pengundangan.
| Kelompok NJOP | Tarif sampai 12 Juni 2025 | Tarif sejak 13 Juni 2025 | Perubahan beban |
|---|---|---|---|
| Sampai dengan Rp1.000.000.000 | 0,15 persen | 0,25 persen untuk semua | naik 66,7 persen |
| Di atas Rp1 miliar sampai Rp2 miliar | 0,2 persen | naik 25 persen | |
| Di atas Rp2.000.000.000 | 0,25 persen | tidak berubah |
Perhatikan arah perubahannya. Meratakan tangga tarif ke angka tertinggi berarti pita atas tidak merasakan apa-apa, sedangkan pita bawah menanggung seluruh kenaikan. Untuk sebuah kawasan yang menjual banyak tipe sekaligus, dari rumah menengah sampai kaveling golf, ini berarti pemilik unit yang lebih kecil mengalami kenaikan proporsional paling besar sementara pemilik unit termahal tidak mengalami perubahan sama sekali.
Dua angka lain yang perlu kamu ketahui tidak ikut diubah oleh Perda Nomor 1 Tahun 2025. Pasal 6 ayat (3) Perda Nomor 11 Tahun 2023 menetapkan NJOP tidak kena pajak sebesar Rp10.000.000 untuk setiap Wajib Pajak, dan ayat (4) menegaskan bahwa bila kamu memiliki lebih dari satu objek, pengurang itu hanya diberikan atas salah satunya untuk setiap Tahun Pajak. Pasal 7 ayat (1) menetapkan dasar pengenaan PBB-P2 paling rendah 20 persen dan paling tinggi 100 persen dari NJOP setelah dikurangi NJOP tidak kena pajak, dengan besaran persentasenya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Bupati menurut ayat (3).
Persentase itulah satu-satunya angka yang tidak bisa kami kutip dari naskah, karena Peraturan Bupati yang memuatnya tidak kami temukan dalam bentuk yang bisa dibuka dan diverifikasi pada tanggal pemeriksaan. Karena itu simulasi di bawah memakai asumsi tertinggi, yaitu 100 persen, sehingga hasilnya adalah batas atas dan tagihan sebenarnya bisa lebih rendah.
Dengan asumsi itu, rumah ber-NJOP Rp900.000.000 menghasilkan dasar Rp890.000.000 setelah pengurang, sehingga pokoknya Rp2.225.000 per tahun pada tarif baru, naik dari Rp1.335.000 pada tarif lama. Rumah ber-NJOP Rp1.500.000.000 menghasilkan pokok Rp3.725.000 per tahun, naik dari Rp2.980.000. Rumah ber-NJOP Rp2.500.000.000 menghasilkan Rp6.225.000 per tahun, sama persis dengan sebelum perubahan. Tanyakan persentase dasar pengenaan yang berlaku tahun berjalan ke Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor dan minta jawabannya tertulis. Hubungan antara NJOP, PBB, dan BPHTB dijelaskan di NJOP, PBB, dan BPHTB, dan cara memperoleh NJOP objekmu lewat kanal resmi ada di cek NJOP online.
Uang tunai yang menempel saat akad
Pajak tahunan bisa dianggarkan bulanan. Bea perolehan haknya tidak, karena harus tersedia tunai sebelum akta ditandatangani dan tidak bisa dicicil lewat kredit.
Pasal 14 Perda Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023 menetapkan tarif Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan sebesar 5 persen. Pasal 13 ayat (4) menetapkan nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak sebesar Rp80.000.000 untuk perolehan hak pertama Wajib Pajak di wilayah daerah tempat terutangnya BPHTB. Pasal 13 ayat (5) menetapkan angka yang jauh lebih besar untuk hibah wasiat atau waris yang diterima keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau ke bawah, termasuk suami atau istri, yaitu Rp400.000.000. Perda Nomor 1 Tahun 2025 tidak mengubah satu pun dari ketiga ketentuan itu.
Satu ketentuan lagi yang sering mengejutkan pembeli ada di Pasal 13 ayat (3): bila nilai perolehan objek pajak tidak diketahui atau lebih rendah daripada NJOP yang dipakai dalam pengenaan pajak bumi dan bangunan pada tahun terjadinya perolehan, maka yang dipakai sebagai dasar pengenaan adalah NJOP tersebut. Artinya menuliskan harga transaksi di bawah NJOP tidak menurunkan pajaknya.
| Nilai perolehan | Dikurangi Rp80.000.000 | Pokok BPHTB pada tarif 5 persen |
|---|---|---|
| Rp1.200.000.000 | Rp1.120.000.000 | Rp56.000.000 |
| Rp1.500.000.000 | Rp1.420.000.000 | Rp71.000.000 |
| Rp2.500.000.000 | Rp2.420.000.000 | Rp121.000.000 |
| Rp4.000.000.000 | Rp3.920.000.000 | Rp196.000.000 |
Angka-angka pada kolom pertama adalah contoh nilai perolehan untuk menunjukkan cara kerja rumusnya, bukan pernyataan tentang harga di kawasan ini. Ganti sendiri dengan angka yang benar-benar tertulis pada penawaranmu. Perlu diingat pula bahwa BPHTB bukan satu-satunya biaya sekali bayar: masih ada honorarium pejabat pembuat akta tanah, biaya pendaftaran peralihan hak, dan pajak penghasilan penjual yang dalam praktik sering dinegosiasikan. Rinciannya ada di biaya notaris jual beli rumah dan pajak jual beli rumah, sedangkan cara menjumlahkan semuanya sekaligus ada di kalkulator biaya beli rumah. Penjelasan BPHTB secara utuh ada di BPHTB adalah.
Membaca angka bunga yang dipajang di beranda
Meski tidak menerbitkan harga, beranda situs resminya memajang satu angka finansial pada tanggal pemeriksaan, yaitu spanduk bertuliskan "Bunga KPR mulia 3,65%" yang berulang di tiga slide. Kata "mulia" di situ tampaknya salah ketik untuk "mulai". Angka seperti ini perlu dibaca dengan hati-hati, dan cara membacanya sama untuk semua kawasan.
Pertama, angka promo hampir selalu merupakan suku bunga tetap untuk periode tertentu, bukan bunga sepanjang tenor. Setelah periode tetapnya habis, yang berlaku adalah bunga mengambang yang ditinjau berkala oleh bank. Kedua, angka promo umumnya digerbangi syarat, misalnya minimal plafon, minimal tenor, bank tertentu, atau tahap peluncuran tertentu. Ketiga, angka itu dipajang oleh pengembang, bukan diterbitkan oleh bank, sehingga yang mengikat tetap surat penawaran kredit atas namamu sendiri.
Cara mengujinya sederhana. Minta bank pelaksana menuliskan tiga hal: berapa persen bunga tetapnya, berapa lama periode tetapnya, dan bunga mengambang mana yang akan dipakai sesudahnya. Lalu hitung dua angsuran, yaitu angsuran selama masa tetap dan angsuran setelah masa tetap berakhir dengan asumsi bunga mengambang yang wajar, memakai simulasi KPR. Selisih keduanya adalah kejutan yang perlu kamu siapkan dari sekarang. Konsep bunga tetap dan bunga mengambang beserta cara bank meninjaunya dibahas di bunga KPR, dan kesanggupan bayarmu bisa diuji lewat cek kelayakan KPR.
Satu catatan tentang skala harga. Kawasan ini berada di Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bogor termasuk kelompok wilayah dengan batas harga rumah bersubsidi Rp185.000.000 menurut Lampiran huruf A Keputusan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 1722/KPTS/M/2026. Ukuran unit pada brosur di bagian sebelumnya, yaitu luas tanah 112 m2 sampai 144 m2, jauh di atas batas luas lahan program subsidi yang paling besar 200 m2 tetapi dengan luas lantai maksimal 36 m2. Artinya produk di kawasan ini berada di jalur komersial penuh, tanpa fasilitas bunga bersubsidi maupun pembebasan bea perolehan hak. Perbandingan kedua jalur ada di rumah subsidi vs komersial.
Yang perlu kamu minta tertulis
Karena tidak ada daftar harga yang bisa dirujuk, posisi tawarmu bergantung pada dokumen. Berikut urutan yang paling hemat waktu, dan seluruhnya bisa diminta sebelum kamu membayar apa pun.
- Surat penawaran tertulis untuk satu unit tertentu, memuat nomor kaveling, luas tanah, luas bangunan, harga, dan masa berlaku penawarannya. Tanpa masa berlaku, angka itu tidak bisa dipegang.
- Rincian yang membedakan harga dasar dari komponen lain, seperti tambahan posisi hoek, kelebihan tanah, biaya pemrosesan, dan pajak pertambahan nilai. Dua penawaran hanya bisa dibandingkan bila komponennya disusun sama.
- SPPT PBB bidang tersebut atau sertifikat induknya. Dari sini kamu memperoleh nama daerah pemungut sekaligus NJOP bumi dan bangunan per meter persegi, yaitu satu-satunya angka bernilai resmi untuk bidang itu.
- Status sertifikat dan nama pemegang haknya. Tanyakan apakah sertifikat induk sudah dipecah, siapa pemegang hak saat ini, dan kapan peralihan ke namamu dijadwalkan. Cara memeriksa bidang tanah lewat kanal resmi ada di cek sertifikat tanah online, dan urutan pemecahannya di pecah sertifikat tanah.
- Draf perjanjian pengikatan jual beli sebelum kamu membayar tanda jadi, bukan sesudahnya. Isinya mengikat soal jadwal serah terima, sanksi keterlambatan, dan syarat pembatalan. Penjelasannya ada di PPJB adalah.
- Besaran iuran pengelolaan lingkungan berikut dasar penetapannya. Di kawasan terkelola, iuran ini melekat setiap bulan atau setiap tahun dan tidak berhenti setelah kredit lunas, jadi ia bagian dari biaya kepemilikan, bukan biaya sekali bayar.
Terakhir, cara memastikan angka pajak di halaman ini masih berlaku. Buka laman Perda Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023 dan Nomor 1 Tahun 2025 di basis data peraturan BPK, lalu baca blok Status Peraturan. Saat kami periksa, Perda Nomor 11 Tahun 2023 berstatus Berlaku dan Perda Nomor 1 Tahun 2025 berstatus Berlaku dengan keterangan mengubah Perda sebelumnya, tanpa entri yang mencabut atau mengubahnya lagi. Kalau nanti muncul entri baru di sana, unduh naskah perubahannya dan baca bagian Pasal I sebelum menyimpulkan bahwa tarifnya berubah, karena satu Perda perubahan bisa memuat puluhan angka dan hanya sebagian kecil yang menyentuh Pasal 8. Untuk membandingkan cara kerja kawasan pengembang lain yang terbelah dua daerah, ada harga rumah di BSD, dan untuk melihat metode penilaian resmi yang justru diterbitkan sebuah pemerintah daerah, ada harga rumah di Malang.
Pertanyaan umum
Berapa harga rumah di Summarecon Bogor? +
Tidak ada daftar harga resmi yang bisa dirujuk, termasuk dari pengembangnya sendiri. Kami memeriksa situs resmi summareconbogor.com pada 3 September 2026 dan tidak menemukan satu pun angka harga di halaman proyek mana pun yang bisa dibuka, sementara lima dari sebelas tautan halaman proyek di berandanya membalas galat server HTTP 500. E-brosur resmi yang bisa diunduh pun memuat luas tanah dan luas bangunan tanpa angka rupiah sama sekali. Karena itu halaman ini tidak menerbitkan angka harga. Harga di kawasan pengembang bergerak per tahap peluncuran, per kluster, per posisi kaveling, dan per program promo, jadi yang mengikat hanya surat penawaran tertulis untuk satu unit tertentu berikut masa berlakunya.
Summarecon Bogor masuk Kota Bogor atau Kabupaten Bogor? +
Alamat resmi yang dicantumkan pengembang pada footer situsnya menyebut Sukaraja, dan Kecamatan Sukaraja berada di bawah Pemerintah Kabupaten Bogor menurut situs resmi kecamatan tersebut, yang memuat tiga belas desa termasuk Nagrak, Cikeas, Pasirlaja, dan Sukaraja sendiri. Jadi Peraturan Daerah pajak yang berlaku adalah milik Kabupaten Bogor, yang pusat pemerintahannya di Cibinong, bukan milik Kota Bogor. Perlu diingat bahwa alamat pemasaran bukan penetapan administratif atas satu bidang tanah, dan kawasan luas bisa bersinggungan dengan lebih dari satu kecamatan. Cara memastikannya untuk bidang yang kamu incar adalah membaca nama daerah pada SPPT PBB-nya.
Berapa PBB rumah di kawasan itu sekarang? +
Tarifnya 0,25 persen untuk semua nilai objek pajak. Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 1 Tahun 2025 mengubah Pasal 8 Perda Nomor 11 Tahun 2023 dari tiga pita, yaitu 0,15 persen untuk NJOP sampai Rp1 miliar, 0,2 persen sampai Rp2 miliar, dan 0,25 persen di atas itu, menjadi satu tarif tunggal 0,25 persen, berlaku sejak diundangkan pada 13 Juni 2025. Efeknya tidak merata: rumah ber-NJOP sampai Rp1 miliar menanggung kenaikan 66,7 persen, rentang Rp1 sampai 2 miliar naik 25 persen, dan yang di atas Rp2 miliar tidak berubah. NJOP tidak kena pajaknya Rp10.000.000 per Wajib Pajak untuk satu objek per Tahun Pajak, dan dasar pengenaannya berkisar 20 sampai 100 persen menurut Peraturan Bupati.
Berapa BPHTB yang perlu disiapkan? +
Tarifnya 5 persen menurut Pasal 14 Perda Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023, dengan pengurang berupa nilai perolehan objek pajak tidak kena pajak sebesar Rp80.000.000 untuk perolehan hak pertama menurut Pasal 13 ayat (4). Sebagai contoh cara kerja rumusnya, nilai perolehan Rp1.500.000.000 menghasilkan dasar Rp1.420.000.000 dan pokok Rp71.000.000. Untuk hibah wasiat atau waris dalam garis keturunan lurus satu derajat termasuk suami atau istri, pengurangnya jauh lebih besar, yaitu Rp400.000.000 menurut ayat (5). Perlu diperhatikan, Pasal 13 ayat (3) menyatakan bila nilai perolehan lebih rendah daripada NJOP tahun berjalan maka yang dipakai adalah NJOP tersebut, sehingga menuliskan harga di bawah NJOP tidak menurunkan pajaknya.
Apakah angka bunga 3,65 persen di beranda situsnya bisa dipegang? +
Angka itu memang terpampang pada beranda summareconbogor.com pada 3 September 2026, tertulis Bunga KPR mulia 3,65% dengan kata mulia yang tampaknya salah ketik untuk mulai. Tetapi angka promo seperti ini hampir selalu berupa suku bunga tetap untuk periode tertentu, bukan bunga sepanjang tenor, dan biasanya digerbangi syarat seperti minimal plafon, minimal tenor, bank tertentu, atau tahap peluncuran tertentu. Yang mengikat adalah surat penawaran kredit atas namamu dari bank pelaksana, bukan spanduk pemasaran. Minta bank menuliskan berapa persen bunga tetapnya, berapa lama periodenya, dan bunga mengambang mana yang berlaku sesudahnya, lalu hitung kedua angsuran itu terpisah.
Kenapa halaman ini tidak memuat tabel harga per kluster? +
Karena tidak ada sumber yang bisa dipertanggungjawabkan untuk tabel semacam itu. Indonesia tidak punya basis data transaksi properti yang terbuka untuk umum, sehingga tidak ada lembaga negara maupun swasta yang bisa menerbitkan harga pasar per kawasan. Sumber alternatifnya hanya dua, yaitu iklan penawaran, yang merupakan harga yang diminta penjual dan bukan harga yang benar-benar terjadi, atau daftar harga pengembang, yang untuk kawasan ini tidak diterbitkan. Menyalin angka dari iklan lalu menyebutnya harga kawasan akan menyesatkan karena satu iklan tidak mewakili puluhan tipe dan tahap peluncuran. Yang kami terbitkan hanya angka bertanggal yang naskahnya bisa dibuka siapa pun.
Bagaimana cara membandingkan dua penawaran rumah di Summarecon Bogor? +
Normalkan dulu ke satuan yang sama. Bagi harga pada surat penawaran dengan luas tanah untuk mendapat rupiah per meter persegi tanah, lalu bandingkan dengan unit lain di kawasan yang sama maupun di luar kawasan. Bila rasio bangunan terhadap tanahnya berbeda, pisahkan dulu komponen tanah dan bangunan, karena tanah tidak menyusut nilainya sedangkan bangunan menyusut. Pastikan pula kedua penawaran menyusun komponennya dengan cara yang sama, misalnya harga dasar, tambahan posisi hoek, kelebihan tanah, dan pajak pertambahan nilai.
- Situs resmi Summarecon Bogor - Diakses 3 September 2026. Footer memuat PT Kencana Jayaproperti Agung, Jalan Summarecon Bogor Boulevard Utama, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat 16710, serta hak cipta bertahun 2020. Beranda memuat spanduk berulang bertuliskan Bunga KPR mulia 3,65% dan sebelas tautan halaman proyek. Kesebelas tautan diuji satu per satu: lima membalas HTTP 500 dengan badan Server Error (ruko-centeria-square-extension, ruko-centeria-square, graha-boulevard, the-maple-residence, the-mahogany-island) dan enam membalas HTTP 200 tanpa satu pun angka harga. Halaman /location membalas 200 tetapi isinya masih memuat teks contoh Lorem Ipsum di bawah judul Getting Here. Halaman /disclaimer menyatakan terakhir diperbarui Selasa, 26 Maret 2019. Halaman kawasan ini di situs korporat summarecon.com membalas HTTP 500 pada tanggal yang sama sehingga tidak dicantumkan sebagai sumber tersendiri
- e-Brosur kluster The Mahogany Residence, Summarecon Bogor (PDF) - Diunduh dan dibaca 3 September 2026, 10.925.805 byte, tertaut dari halaman e-Brochures situs resmi. Metadata di dalam berkas menyebut berkas InDesign bertanggal 16 September 2020. Memuat pasangan Land Area dan Building Area per tipe, yaitu 112 m2 dengan 89 m2, 112 m2 dengan 128 m2, 112 m2 dengan 92 m2, 112 m2 dengan 140 m2, 144 m2 dengan 109 m2, 144 m2 dengan 159 m2, dan varian dengan bangunan 112 m2 serta 175 m2. TIDAK memuat satu pun angka rupiah di seluruh dokumen
- Perda Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (peraturan.bpk.go.id) - Diakses 3 September 2026, status Berlaku, T.E.U. Kabupaten Bogor, tempat penetapan Cibinong, ditetapkan dan diundangkan 29 Desember 2023, LD Kab Bogor Tahun 2023 Nomor 11. Naskah 428 halaman diunduh dari tautan Download pada halaman ini, 4.017.153 byte, dan dibaca: Pasal 6 ayat (3) NJOPTKP Rp10.000.000 dan ayat (4) hanya satu objek per Tahun Pajak; Pasal 7 ayat (1) dasar pengenaan 20 sampai 100 persen dan ayat (3) diatur dalam Peraturan Bupati; Pasal 8 tarif berjenjang 0,15 persen sampai Rp1 miliar, 0,2 persen sampai Rp2 miliar, dan 0,25 persen di atasnya; Pasal 9 lahan produksi pangan dan ternak 0,1, 0,15, dan 0,2 persen; Pasal 13 ayat (3) pemakaian NJOP bila nilai perolehan lebih rendah, ayat (4) NPOPTKP Rp80.000.000, ayat (5) Rp400.000.000 untuk hibah wasiat dan waris; Pasal 14 tarif BPHTB 5 persen
- Perda Kabupaten Bogor Nomor 1 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 11 Tahun 2023 (peraturan.bpk.go.id) - Diakses 3 September 2026, status Berlaku, blok Status Peraturan hanya memuat Mengubah Perda Nomor 11 Tahun 2023. Naskah 20 halaman diunduh dari tautan Download, 3.563.234 byte, dan dibaca seluruh 24 butir Pasal I: angka 1 mengubah Pasal 8 menjadi tarif PBB-P2 0,25 persen, angka 2 mengubah Pasal 9 menjadi 0,20 persen untuk lahan produksi pangan dan ternak, sedangkan butir lainnya menyentuh Pasal 18, 22, 26, 83, 102, 105, 106, 108, 109, 113, 114, 115, 117, 122, 124, 139, 154, dan 155. Pasal 6, Pasal 7, Pasal 13, dan Pasal 14 TIDAK diubah. Pasal II menyatakan Perda ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan, ditetapkan dan diundangkan di Cibinong 13 Juni 2025 oleh Bupati Rudy Susmanto, LD Kabupaten Bogor Tahun 2025 Nomor 1
- Kecamatan Sukaraja, Pemerintah Kabupaten Bogor - Diakses 3 September 2026, portal resmi kecamatan di bawah domain bogorkab.go.id dan berkepala Pemerintah Kabupaten Bogor. Memuat daftar tiga belas desa, yaitu Cadasngampar, Cibanon, Cijujung, Cikeas, Cilebut Barat, Cilebut Timur, Cimandala, Gunung Geulis, Nagrak, Pasir Jambu, Pasirlaja, Sukaraja, dan Sukatani, serta alamat surel kecsukaraja@bogorkab.go.id
- Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor - Diakses 3 September 2026, judul halaman Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Kabupaten Bogor. Kanal resmi untuk menanyakan besaran persentase dasar pengenaan PBB-P2 yang berlaku tahun berjalan, yang menurut Pasal 7 ayat (3) Perda Nomor 11 Tahun 2023 diatur dalam Peraturan Bupati dan tidak kami temukan naskahnya dalam bentuk yang bisa diverifikasi
- Naskah Kepmen PKP Nomor 1722/KPTS/M/2026 (PDF, JDIH Kementerian PKP) - Diunduh dan dibaca 3 September 2026, 254.587 byte. Dipakai hanya untuk satu hal di halaman ini, yaitu menunjukkan bahwa Kabupaten/Kota Bogor berada pada kelompok wilayah 4 huruf i dengan batas harga rumah bersubsidi Rp185.000.000, sehingga produk di kawasan pengembang ini berada di jalur komersial penuh. Lampiran huruf A dibaca dengan pdftotext mode -table karena mode -layout menumpuk kelima harga ke baris kelompok 1
Cara kami memilih sumber, memeriksa angka, dan menerima koreksi dijelaskan di kebijakan editorial.